Inna lillahi ! Amat Menyedihkan Kondisinya Kini, Lihat Foto Langsung Zacky Mirza di Rumah Sakit



Zacky Mirza kini masih dirawat di Rumah Sakit Cempaka Putih, Jakarta, sejak Jumat (15/7/2016).
Kondisi suami Shinta Tanjung tersebut sepertinya masih kritis.

Sebuah foto di-posting akun hafiz Lulu Susanti memperlihatkan Zacky sedang terbaring lemas dan mendapat bantuan pernafasan.

Saat difoto, matanya tidak terbuka.

Melalui caption foto, Lulu meminta pendakwah usia 37 tahun didoakan kesembuhannya.
"Mohon doa untuk kesembuhan sahabat, abang kami, guru kami, ustadz zacky mirza.. al faatihah..," tulis Lulu melalui akunnya @daiahlulu.

Astaghfirullah! Suami Menghamili Wanita Lain, Calon Ibu Muda Ini Minta Bantuan Lewat Facebook untuk Biaya Persalinan!!



Nasib malang rupanya memang sedang menimpa wanita ini. Dalam kondisinya yang sedang hamil tua, ia malah diceraikan suami yang menghamili wanita lain

Bingung karena tidak memiliki biaya untuk proses persalinan, ia pun akhirnya meminta bantuan lewat Facebook.

Dalam akun Facebook yang bernama Apr Rin, wanita yang tinggal di Malang, Jawa Timur ini mengatakan butuh dana sebesar 4 juta rupiah untuk proses kelahiran anaknya.

"Adakah yang bisa meminjami saya dana Rp.4.000.000 ,- atau membantu walaupun berapa saja untuk biaya lahiran saya. Mohon belas kasihannya, imbalan apapun yg diminta akan diberi," tulisnya dengan emoji sedih.
Dalam akun Facebooknya tersebut ia sering mencurahkan kesedihannya karena tak juga mendapatkan dana yang ia butuhkan.
"Capek nyerah, gak ada juga yang peduli. Kalau emang udah saatnya lahir , saya akan usaha lahiran sendiri tanpa bantuan siapapun," curhatnya.
Ia bahkan pernah menuliskan meminta Tuhan agar mencabut nyawa dirinya dan bayinya saja.
"Stres . terlalu banyak pemberi harapan palsu. Tuhan cabut saja nyawaku dan kedua bayi dlm kandungannku,"
Dari postingan status itu bisa diperkirakan jika bayi dalam kandungannya kembar.

Ia juga menceritakan kenapa dirinya terpaksa melakukan hal itu, bahkan ia mau memberikan imbalan apapun demi mendapatkan biaya persalinan.
"Intinya, andai saya ada orang tua dan saudara, andai ktp asli sini ada n ada KK, andai BPJS , JAMKESMAS , dan sebagainya ada, andai usia kandungan saya belum 9 bulan, andai tdk pisah dengan suami , karna suami hamili perempuan lain juga, saya tidak akan meminta bantuan dan belas kasihan seperti ini."
Ia juga sering memposting foto-foto yang menunjukkan perutnya sudah hamil besar. Apakah anda berminat membantunya!



sumber : tribunnews.com

Buka Mata Anda Lebar-Lebar, Apa yang Anda Lihat di Dalam Logo Itu??



Apakah Anda saat ini tengah membuka akun Facebook? Jika belum, coba Anda buka dulu dan perhatikan logo "Notifikasi" yang ada di ujung kanan atas layar.

Perhatikan baik-baik logo berbentuk bola dunia itu. Lihat saksama, bentuk benua apakah yang Anda lihat?


Jika lokasi Anda berada di Asia, maka logo itu akan berwujud benua tempat Anda berdiam. Begitu juga bila Anda tengah berada di Eropa dan Amerika, sang logo akan mengikuti lokasi persis Anda ketika membuka Facebook.





sumber : feed.id

Kisah Nyata: Ketika Hamil 4 Bulan Saya Buka Tas Kerja Suami Dan Betapa Mengejutkannya, Hancur Sudah Semua



Kisah hidup saya dengan suami, 23 November 2006, kami disatukan. Suami hanya kerja kampung, menoreh getah dan tinggal di rumah mertua. 

Selepas 4-5 bulan berkahwin, saya disahkan hamil. 2 Februari 2008 saya selamat melahirkan bayi lelaki. Saya sudah rasa sangat bahagia pada saat itu walaupun susah, tetapi suami ada di sisi yang kuat bekerja mencari rezeki untuk kami. 

Sekali lagi saya disahkan hamil. 4 Marc 2009, saya selamat melahirkan bayi perempuan. Dua bulan selepas bersalin, suami pergi Sarawak menjalani latihan selama 6 bulan. Kembalinya suami ke sini sebagai anggota polis dan bekerja di balai polis. Suami dapat rumah di kuarters polis di Shah Alam. Dah tolak bank, tolak rumah, hanya tinggal RM600. Dengan motosikal EX5 suami berulang ali pergi kerja. Memang rasa bahagia. 

Pergi beli barang di Tesco dengan anak seorang di depan, seorang lagi di tengah-tengah naik motosikal.

Akhirnya suami dapat beli sebuah kereta terpakai. Dengan gaji RM600 saya rasa sudah sangat bahagia sebab anak-anak dan suami di sisi. 

Disebabkan rumah jauh dari tempat kerja suami, kami pun berpindah ke kota. Dekatlah sikit dengan tempat kerja suami. 

Anak lelalki pun dah berumur 6 tahun, masuk sekolah tadika di situ. Tahun 2013, saya selamat melahirkan bayi perempuan, anak yang ketiga. Saya rasa saya sangat bahagia. Tetapi inilah dikatakan isteri diuji saat suami susah, suami diuji saat dia senang.

7 tahun dalam perkhidmatan polis, saya percaya 100% kepada suami. Pada tahun ke 9 perkahwinan kami, saya diuji dengan ujian yang terlalu berat. Saya mendapat petunjuk melalui mimpi. Seminggu saya bermimpi yang suami saya ada perempuan lain. Akhirnya hati saya tergerak untuk membuka beg kerja suami. Betapa hancurnya hati saya bila terbaca surat nikah suami di Thailand. Mengigil seluruh badan.

4 bulan saya bersabar sebab fikirkan anak-anak. Tetapi saya mengalah sebab saya tidak sanggup bermadu. Setiap hari menangis dan persoalan bermain di fikiran, apakah salah saya? Saya suruh suami pilih antara saya, anak-anak dengan isteri baru dia. Namun, suami enggan melepaskan siapa-siapa. Jadi saya mengalah sebab saya tidak sanggup.

Betapa terseksanya saya, selama 4 bulan bertahan, akhirnya saya diceraikan pada bulan Disember yang lalu di saat saya mengandung 4 bulan. Suami lebih memilih isteri barunya berbanding saya yang sudah 9 tahun hidup susah dengannya.

Saya tinggal dengan ibu di kampung. Saya tidak pernah bekerja, habis pantang ini terpaksalah saya mencari kerja untuk menanggung anak-anak. Doakan anak-anak yang tidak tahu apa-apa ini membesar dengan sihat walaupun tanpa kasih sayang seorang ayah.



sumber : siramanislam.com

Istriku Menyuruh Aku Kencan Dengan Wanita Lain, Sungguh Sangat Menyenangkan | Baca Sampai Habis..



Setelah 21 tahun menikah, saya tiba-tiba menemukan cara baru dalam menyalakan api cinta kami. Beberapa waktu lalu istri saya usul agar saya berkencan dengan seorang perempuan lain, besok malam.

“Kamu akan mencintainya,” kata istri saya.

“Apa-apaan sih,” protes saya. “Mengapa kamu tidak ikut?”

“Itu acaramu berdua dengan dia,” jawab istri saya,

Perempuan yang dimaksudnya adalah ibu saya yang telah menjanda selama 19 tahun. Saya jarang menemuinya karena kesibukan kerja dan mengurus ketiga anak kami. Malam itu, saya telepon ibu, mengajaknya makan malam dan nonton film berdua saja.

“Ada apa dengan istrimu?” tanya ibu dari ujung telepon. Ibu saya adalah tipe orang yang selalu curiga kalau menerima telepon tengah malam atau undangan yang datang tiba-tiba. Baginya, itu pasti akan membawa berita buruk.

“Saya pikir pasti akan menyenangkan kalau kita sekali-kali ke luar berdua saja,” jawab saya.

“Ibu mau sekali,” jawabnya setelah terdiam beberapa lama.

Aha, dia masih curiga. “Besok malam sepulang kantor, saya ke rumah ibu,” jawab saya.

Dia terlihat agak grogi, tapi berdandan resmi sekali. Ibu jelas telah menata rambutnya di salon dan dia memakai gaunnya yang terbaik. Gaun yang dipakai pada pesta ulang tahun perkawinan terakhir ketika ayah masih hidup. Ibu menyambut saya dengan senyum lebar. “Ibu bilang ke kawan-kawan tentang rencana kita ini. Mereka semua kaget dan merasa ikut senang seperti ibu sekarang,” kata ibu seraya masuk mobil. “Mereka bilang besok pagi ingin tahu ceritanya.”

Kami pergi ke restoran yang agak mahal. Suasananya elegan dan menyenangkan. Ibu menggandeng lengan saya ketika masuk ruangan, persis seperti First Lady. Jalannya anggun. Saya harus membacakan daftar menu karena ibu tak bisa lagi membacanya, walau dengan kacamata tebal. Ketika sedang membaca daftar itu, saya berhenti sejenak menengok ibu. Dia sedang memandangi saya dengan senyum kasih. “Dulu ibu yang membacakan kamu daftar menu ketika kamu masih kecil,” katanya.

“Sekarang ibu santai saja, giliran saya melayani Ibu,” jawab saya.

Sambil makan, kami membicarakan banyak hal sehari-hari. Tidak ada topik yang istimewa, tapi obrolan mengalir saja sampai-sampai kami terlambat untuk menonton film. Saat mengantarnya pulang, di muka pintu ibu berkata, “Ibu mau pergi lagi dengan kamu, tapi lain kali Ibu yang bayar.” Saya menyetujuinya.

“Bagaimana kencanmu?” tanya istri saya di rumah. “Sangat menyenangkan. Lebih dari yang saya duga. Tadinya tidak tahu mau ngomong apa?”

Beberapa hari kemudian, ibu meninggal karena serangan jantung. Begitu tiba-tiba kejadiannya, saya tidak sempat berbuat apa-apa untuk menolongnya.

Satu minggu berlalu, sepucuk surat dari restoran tempat ibu dan saya makan malam datang. Surat itu dilampiri kopi tanda lunas. Ada selembar kertas diselipkan di situ bertuliskan :

“Ibu sudah bayar makan malam kita karena rasanya tak mungkin kita makan malam bersama lagi. Walaupun begitu, ibu sudah bayarkan untuk dua orang, barangkali untuk kau dan istrimu. Anakku, besar sekali arti undanganmu malam itu.”

Pada detik itulah saya mengerti apa arti pentingnya kita mengatakan kepada orang-orang yang kita sayangi mengenai perasaan kita. Tidak ada hal yang lebih penting dalam hidup daripada Tuhan dan keluarga. Berikan waktu Anda untuk mereka, jangan sampai terlambat karena mengatakan ‘nanti”.



sumber : hatiberperi.blogspot.co.id

Astaghfirullah Hal Adzim! Selama ini Kita Di Bodohi, Ternyata Istilah Zombie Adalah Nama Pahlawan Islam


Apa yang terlintas dalam pikiran teman-teman jika disebutkan “Zombie”? Jika yang muncul adalah sosok mayat hidup yang berlumuran darah dan mengejar manusia untuk digigit dan dijadikan mayat hidup berikutnya, berarti ghazwul fikri yang dilancarkan Barat telah berhasil 100%.

Barat melahirkan istilah “zombie” untuk menggambarkan mayat hidup yang tidak memiliki pikiran dan bernafsu memangsa manusia normal. Melalui serangkaian cara mulai dari novel, film hingga game, zombie digambarkan sebagai makhluk jahat yang harus dilawan. Ia mayat hidup yang tidak memiliki kebaikan sama sekali.
.
Namun, ternyata istilah "Zombie" adalah nama seseorang komandan Islam yang gagah serta pemberani, yang telah berjasa menghidupkan kejayaan agama Islam di Brazil. Bahkan secara bertahap ia dan para ulama setempat berhasil mendirikan Daulah Islamiyah di Brazil.
.
Awal kisah Sang Pahlawan Zombie dimulai Ketika posisi Islam di Brazil menguat, Pasukan Salibis menghabisi mereka. Pasukan Salibis berusaha menghancurkan Islam hingga ke akar-akarnya. Dan mereka menganggap program mereka berhasil. Islam telah dilumatkan.
.
Di saat seperti itu, pada tahun 1643, tiba-tiba muncul seorang pahlawan Islam. Dengan gagah berani ia mendeklarasikan berdirinya Negara Islam di Brazil setelah sebelumnya bergerak mendakwahkan Islam ke berbagai penjuru Brazil dan mengajak para tokoh dan pimpinan di wilayah itu untuk masuk Islam. Nama pahlawan itu adalah Zumbi Dos Palmares, atau dikenal dengan Zombi.
.
Salibis yang mengira Islam di Brazil telah mati tersentak. Rupanya Islam belum mati. Zombie telah menghidupkan Islam kembali di bumi Brazil. Dan karenanya, pasukan Salibis pun segera menjadikan Zombie sebagai target. Dan rupanya, Zombie tidak hanya dimusuhi di waktu itu. Namanya pun dihancurkan di abad modern ini.

Wallahu a'lam bishawab 



sumber : tarbiyah.net | reportaseterkini.net

Dikritik Karena Pegang Anjing, Balasan Komentar Cewek Ini Bikin si-Pengkritik Malu Setengah Mati


Sepertinya benar ungkapan yang berbunyi 'pastikan dirimu sempurna sebelum menghujat orang lain’. Sebab bisa jadi, kritikan atau hujatan yang kamu arahkan mendapat serangan balik mematikan dari orang yang kamu kritik tersebut.

Seperti pengalaman Ridho Mandala ini. Dia bermaksud mengkritik temannya di media sosial, Facebook karena menyentuh anjing. Ia malah mendapat serangan balik yang mak jleb dari cewek yang dikritiknya tersebut.

“Sekadar saran kalau pengen megang anjing seenggaknya pakek sarung tangan. Dan kalau bisa apa-apa yg tersentuh anjingnya dari kulit, kain dll kalo bisa disamak,” tulis Ridho mengomentari foto Mia, teman dunia mayanya tersebut, Kamis (16/6).

Nggak disangka respon Mia sungguh menohok. Dia mengungkapkan kelakuan Ridho yang juga layak dikritik.

“Aku sekolah pesantren. Diam ajalah Ridho Mandala. Oke megang anjing haram loe juga kalau mau megang cewe loe pake aja tuh sarung tangan. Udah halal apa?” sembari mengunggah foto profil Ridho yang tampak memegang pipi kekasihnya.

Berikut screenshootnya foto mereka peroleh dari Facebook Meme & Rage Indonesia. Gimana menurut pendapatmu?




sumber : korankita